30 Juni 2018
Bersama mu dibawah bintang-bintang.
Bercerita sembari memandang bulan yang sempurna, dan berdebat tentang cahayanya diatas laut yang asin itu.
Kala itu langit sangat terang karena warnanya sangat cantik dan dihiasi dengan awan halus putih dan hitam yang membuat langit tanpak indah.
Dan ternyata bulan tidak sendirian.
Begitu banyak bintang dilangit itu,
Tapi...
Hanya ada satu cahaya kecil yang setia menemaninya walau kami berpindah tempat.
Iya, dia bintang, satu-satunya bintang yang sangat dekat dengan bulan saat itu.
Mereka saling berhadapan, berdua, ntah apa yang sedang dibicarakan.
Kami empat wujud ciptaan Tuhan ini saling berhadapa, sama-sama melihat hasil ciptaan Tuhan yang sempurna dan bercengkrama tentang bumi dan seisinya.
Semua itu sangat indah, benar-benar indah..
Dan itu adalah kemarin (30 Juni 2018)
~Close Friend.RzO
IG: kurniyati._
Bercerita sembari memandang bulan yang sempurna, dan berdebat tentang cahayanya diatas laut yang asin itu.
Kala itu langit sangat terang karena warnanya sangat cantik dan dihiasi dengan awan halus putih dan hitam yang membuat langit tanpak indah.
Dan ternyata bulan tidak sendirian.
Begitu banyak bintang dilangit itu,
Tapi...
Hanya ada satu cahaya kecil yang setia menemaninya walau kami berpindah tempat.
Iya, dia bintang, satu-satunya bintang yang sangat dekat dengan bulan saat itu.
Mereka saling berhadapan, berdua, ntah apa yang sedang dibicarakan.
Kami empat wujud ciptaan Tuhan ini saling berhadapa, sama-sama melihat hasil ciptaan Tuhan yang sempurna dan bercengkrama tentang bumi dan seisinya.
Semua itu sangat indah, benar-benar indah..
Dan itu adalah kemarin (30 Juni 2018)
~Close Friend.RzO
IG: kurniyati._
Comments
Post a Comment